suficinta

sair-sair ilusi {jilid 1}

Posted on: February 8, 2008

ilusi 020208.24.01.29
dulu masanya berbeda dengan saat ini
ku mulai merasakan indah dengan berdua
berdua dengan ilusi
berjalan bersama bayang-bayang
berucap ditengah-tengah kekosongan
apapun namanya terasa seperti bukan masa lalu saja
namun saat ini aku sedang bermain dengan ilusi
atau bersama ilusi barangkali
biarlah
hingga ia menghilang dengan sendirinya
tanpa kusuruh untuk pergi dari hadapku
tanpa kuusir dari sisi rasa dan kepala
biarlah
semua seperti bayu yang menyapa sesaat

ilusi 020208.24.01.29
pastikan ia hanya sebuah ilusi
sehingga aku mampu menerimanya hanya sementara
bukan selamanya
sehingga aku mampu mengendalikan diri
kalau besok
atau saat ini
tidak lagi menemukannya dalam untaian makna
ataupun bentuk sempurna seperti sekarang

sebuah ilusi 020208.24.01.29
pastikan ia hanyalah sebuah ilusi
bayang-bayang
yang kelak kusadari
bahwa semuanya hanya pemandangan yang sempat kunikmati dalam setiap perjalanan
besok juga pasti ada…..
bukan hanya dia
melainkan dia-dia selanjutnya

barangkali ilusi 040208
barangkali sebuah ilusi dapat mengantarkan kita pada puncak tertinggi
seperti yang diharapkan orang-orang disisi kanan
kalau saja demikian adanya
ilusi itu sebuah jembatan
barangkali sebuah ilusi mampu menjelaskan kepada kita tentang yang tertinggi
seperti yang diharapkan disisi kiri
kalau saja demikian adanya
ilusi itu sebuah staff ahli berangkali
atau semacam penasehat
barangkali dapat dikatakan pendamping
aku berada diantara mereka
kanan-kiri
hanyalah sebuah fase atau metode untuk menggapai yang tertinggi
yang kanan tidak dapat membenarkan
yang kiri tidak dapat menyalahkan
semua berperan untuk menemukan yang tertinggi dengan jalannya
aku menggunakan jalan kanan
terkadang sedikit mencoba jalan kiri
ilusi
saat ini berada dihadapanku
semoga dia hanya sebuah bagian yang menjadi sejarah kehidupan manusia semata
tanpa tersakiti oleh masa,prakata,apalagi cinta

dialah ilusi 040208
kuperoleh dirinya dalam wajan
bersama untaian prakata-prakata perkenalan
diiringi nuansa yang saling bertanya
juga aroma manja yang tak terelakan
kudapati ilusi dalam makna semu
awal kuperoleh dari seorang pencari kebenaran
ilusi diawali dengan bentuk konsonan empat
ditengahnya terselip angka dua-tiga yang berdimensi huruf
dan diakhiri dengan bentuk vokal dua
dialah ilusi
yang berhasil mengantarkan jasadku dalam sebuah perjalanan
perjalanan dalam nuansa yang serba ilusi
serba aksioma
dan semua seperti mimpi yang tidak mesti dilalui dengan mati sementara
dialah ilusi

siapa ilusi 050208
siapa ilusi
yang kita anggap sebagai kawan dekat
siapa ilusi
yang kita anggap sebagai sesuatu yang berharga
siapa ilusi
yang kita paling sayangi dan cintai
siapa ilusi
seluruh yang ada dibumi
siapa ilusi
termasuk dia yang saat ini bersama ruhku
siapa ilusi
termasuk dia yang sekarang ini ada dihadapanku
siapa ilusi
adinda
anda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: