suficinta

Realita

Posted on: February 13, 2008

Manifestasi 16.01.08/07.01.29
ruh memiliki raga
disana ia mampu berdimensi
ikhlas punya kerangka dan fakta
disana dia mampu merangkai sebuah solusi atas tanya
kerangka itu berwujud ada
dan ruh itu pun ada rupanya
maka amal dan ikhlas menjadi satu kombinasi yang nyata
maka amal dan ikhlas jadi dimensi manusia
mereka mampu bersatu dalam sebuah hasta karya
mereka menjadi manifestasi

Jendela 16.01.08/07.01.29
jendelaku mulai terbuka kembali
ditengah kealpaan diri ini menatap masa depan
betapa aku haus akan belaian manisnya
belaian indah yang menusuk hingga ujung kulit
merangsang hingga bawah sadar
aku sempat tersadar bahwa dia bukan nyata milikku
atau miliknya
atau milik kalian
apalagi milik sebagian kelompok orang
dia hanya lelembut yang membangunkan kita disaat sang raja belum sempat menatap kita
sedangkan pak jago belum hendak terbangun dari tidur pulasnya……

Gelar Tertinggi  16.01.08/07.01.29
pintaku tertutup rapat
diamku menjadi gerak
dalam situasi seperti itu apa hendak kuperbuat selain
diam sejenak
memikirkan hendak jadi apa kami
apa melulu seperti ini
atau memang hendak meraih tangga tertinggi
seperti auliya’
atau para shadiqin barangkali
tapi dari sana pencarian untuk meraih gelar tertinggi
memang manusiawi

Ngrogoh Sukmo 16.01.08/07.01.29
hidupkan dirimu
sebelum kau dimatikan
gerakkan ragamu sebelum kau didiamkan sejenak
bebaskan dirimu sebelum kau dibelenggu
keluarlah dari sarangmu ini sebelum sarangmu berbuat ulah lebih jauh lagi
hingga hendak membunuhmu dengan godaan duniawi
kau lebih berhak atas kau daripada dia
maka melepaskannya meski sejenak
menjadi hakmu untuk bertemu Dia disana

Muda 16.01.08/07.01.29
kau dulu pernah muda bukan
maka sekarang kau telah cukup untuk mengenal masa mudamu dulu
kini kau berganti musim
sebentar lagi sudah ada pengasuhmu yang menilai kau layak
atau tidak
untuknya
untuk seluruh umat
untuk semua yang kau kenal
apa kau layak disebut ‘manusia’

Realita 05.02.08
dia ada karena kita
sejarah terulang melalui dia
berjasa karena memunculkan kita dan dunia
berkata bersama dunia
menyusun sebuah hasta karya
menjadi rangkaian makna
realita sebuah nama
suatu perjalanan yang melelahkan
kadang menyenangkan
tidak jarang menyakitkan
campur sari
realita sebuah kejadian
suatu gambaran
mata-mata
kata-kata
yang diumbar oleh sebagian manusia-dunia
sisanya mahluk tuhan
realita sebuah kata
tak cukup dengan itu
melainkan realita merupakan suatu susunan
sebuah simpul kehidupan yang dibalut perasaan dan idealita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: