suficinta

the third serie’s

Posted on: January 19, 2009

apa ujar kata ini
mengalir seperti air
apa ucap hati ini
berhembus seperti angin
apa tegur hati ini
ibarat keduanya
—————————–
esok akan kucoba terbangkan sayap-sayap kebebasan ini
namun, apa masih mungkin dapat kuterbangkan dia
semenjak tersimpan rapat-rapat dalam peti jenazah
sayap-sayap kata
yang kemarin sempat menemaniku bertamasya didunia fana
—————————-
wahai langit,
bukakan pintu surga untukku
atau kubuka paksa hari ini
dengan derai air mata
atau dengan taubatan nasuha
—————————-
hai mawar
hendak kemana kau berkelana
bukankah kita telah mengikat janji setia didalam gumpalan darah merekah
ataukah masih menunggu keputusan dewan langit dulu
sebelum kau benar-benar menjadi tanaman peliharaan ku esok
hai mawar
apa harus aku bersujud seribu tahun
dihadapan tuhan
hanya untuk darahmu
—————————–
hai dewan
izinkan aku intrupsi
bisakah aku menikahi peri
sebelum besok dia benar-benar pergi dari sini
—————————–
sejak kapan aku menangis dihadapan cinta?
apa sejak rasioku terpecah menjadi dua
atau perasaku telah mati kutu dihadapannya
sejak kapan aku singgah diatas tubuh cinta?
apa sejak rasioku telah buta
atau memang kita telah lupa
kalau tuhan dimukamuka kita semua
hingga yang nampak hanya sepintas belaka
oohh,nikmatnya anggur asmara
—————————–
malam melangkah bersama matahari
siang berlari mengejar bulan
apa yang hendak kita inginkan
selain satu kata
kawinkan kita dengan tuhan sebagai walinya
——————————–
sayang
besok kita akan pulang
ke tempat adam dikekang
ataukah iblis dibebaskan
pilihan bukan…
————–
sayang
besok kita akan berpetualang
bersama hati dan akal
bukan kaki dan tangan
kemana yang akan kita tuju, sayang
singgasana kehidupan?
ataukah
kita langsung saja ke kerajaan tuhan
berpeluh keringat dan berderai air mata disana
hingga beranak pun kita langsung diberkati tuhan
——————————
hidup
jalan menuju tuhan
mati
pintu meraih tangan tuhan
hidup lagi
kita ada didepan mata tuhan
——————————
sayang
esok aku tak ingin memberimu mahar
sepasang alat bertemu tuhan atau
tapi aku akan memberimu
barisan sabda tuhan
——————————
kasih tuhan
bukan diatas langit sana kau meminta
tapi di perempatan lampu merah, di bawah jembatan layang, atau dibalik istana gribik
disanalah kasih tuhan berada
——————————-
sekumpulan malaikat berdzikir
namun bukan disurau-surau kehidupan
melainkan ditempat-tempat hidung belang mencari cinta
atau pelacur-pelacur muda yang rela memberikan cintanya dihadapan tuhan
telanjang dalam kejujuran

—————————
krpyk,150109;17.10wib
—————————

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: