suficinta

Kritik Diri

Posted on: April 2, 2009

hai jumat pagi
seharusnya kau menyiramiku dengan kesejukan hati
semestinya kau menaburiku dengan cahaya kehidupan diri
dan setidak-tidaknya kau memberikanku setetes embun kematian
hai jumat pagi
kau hadir membawa pertanyaan
sebuah laku fikir sederhana
yang ku sulam pada serabut-serabut saraf otak ini
tentang
siapakah aku?
——————————————–

siapakah aku
siapakah dia
terbenam dalam-dalam
hingga dasar lubab yang mengental keras ini
dimanakah aku
dimanakah dia
yang terasing di kejauhan indrawi
mengapa aku
mengapa dia
tidak menyatu dalam kehendak dan kuasa dia
malah teralienasi dan terbuang percuma
aku dan mereka disini
————————-

plakat kehidupan tertulis manja;
celaka, aku muncul disini!
plakat kematian tertulis hina;
selamat, aku telah kembali dirumah keabadian
—————————

aku merasa lepas dari tradisi turots
namun sekarang aku malah terbuikan oleh tradisi postmo
kalau begitu
aku harus terbang jauh meninggalkan mereka
menuju tradisi trans
ekstase bersama pundi-pundi sosialku disini

—————————
deKcL
jmt,270309;19.30

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: